Petunjuk Untuk Mencegah Kecelakaan Di Rumah
Kita menghabiskan sebagian besar waktu kita di rumah, dan rumah kita adalah tempat teraman dan paling nyaman bagi kita di mana kita juga dapat menemukan perlindungan. Anehnya, rumah kita juga menjadi sumber kecelakaan, dan berbahaya bagi kesehatan seluruh keluarga kita. Rumah kita memiliki banyak bahaya karena apa pun bisa terjadi di sana. Dua area paling berbahaya di rumah kita yang dapat menyebabkan cedera dan kematian adalah dapur dan kamar mandi. Korban kecelakaan di rumah sebagian besar adalah anak-anak, orang tua, dan hewan peliharaan. Peristiwa kecil yang sering terjadi di rumah, dan dapat menyebabkan luka dan kematian adalah luka bakar. Luka bakar terjadi karena tubuh kita terkena api, dan air panas saat berada di dapur, dan kamar mandi. Pada akhirnya, kita harus dibawa ke ruang gawat darurat dan tinggal di rumah sakit selama beberapa hari. Kita tidak akan pernah bisa menghilangkan semua potensi bahaya dari rumah kita, tetapi kita dapat mengurangi resiko kecelakaan secara signifikan dengan disiplin dan waspada. Samson Tiara ingin berbagi informasi untuk meningkatkan kesadaran tentang jenis-jenis kecelakaan yang mungkin terjadi di rumah, dan langkah-langkah apa yang dapat Anda lakukan untuk mencegah berbagai kecelakaan di rumah. Kebakaran Kebakaran yang menghanguskan barang berharga dan nyawa ini diketahui sebagai pembunuh terbesar ketiga, termasuk kecelakaan yang terjadi di rumah. Kita memiliki dapur di rumah kita, dan kita semua suka memasak, tetapi tahukah Anda bahwa dapur kita memiliki beberapa barang dan peralatan berbahaya, seperti makanan panas, perapian terbuka, kompor, korek api dan gas? Kompor menimbulkan bahaya yang signifikan karena berbagai alasan. Terkadang kita memasak makanan kita dengan cara yang salah, dan itu bisa memicu kebakaran yang berujung pada sebuah insiden. Kita harus benar-benar memperhatikan cara kita memasak, dan cara merawat dapur. Selain kebakaran di dapur, barang-barang lain seperti: pengering rambut, setrika pakaian, pemanas air, radiator, mesin cuci, air panas di kamar mandi, dan dapur dapat menyebabkan luka bakar. Tips dari Samson Tiara agar Anda dapat mencegah, dan menyelamatkan diri dari kebakaran: – Jauhkan segala sesuatu yang dapat menjadi panas dari kain, dan benda mudah terbakar lainnya. Tempatkan benda panas dengan aman agar tidak jatuh. – Jangan merokok di dalam rumah. Rokok dapat menyebabkan kebakaran, dan meracuni udara yang dihirup oleh orang lain. – Anak-anak, orang tua, dan hewan peliharaan tidak diperbolehkan masuk ke dapur, terutama saat ada orang yang sedang memasak di dapur, agar tidak terkena minyak panas dan api. – Jauhkan kompor dan tabung gas dari jangkauan anak-anak, orang tua, dan hewan peliharaan. – Jangan pernah meninggalkan wajan dan kompor saat Anda memasak, dan menggoreng tanpa pengawasan, karena wajan dapat terbakar, dan minyak goreng dapat memercik dan melukai kulit. – Matikan semua kompor dan api saat meninggalkan dapur. – Jauhkan tangan, rambut, dan pakaian Anda dari api terbuka. – Buka jendela saat Anda sedang memasak atau membakar sesuatu, atau Anda dapat melakukannya di luar ruangan, agar asap dan gas tidak mengganggu pernapasan, dan penglihatan Anda. – Anda harus menjaga saluran gas di kompor agar tidak bocor yang dapat menyebabkan asap dan ledakan. – Jika Anda mencurigai adanya kebocoran gas, Anda harus segera membuka jendela, dan mematikan semua peralatan yang terhubung dengan gas. Segera hubungi orang yang dapat menangani masalah gas tersebut. – Segera bersihkan semua sampah dari kegiatan memasak atau membakar Anda. – Pasang detektor asap dan kebakaran, serta alat pemadam kebakaran di rumah Anda, terutama di dapur, kamar tidur, dan gudang. Pastikan untuk selalu memeriksa bahwa peralatan dapat digunakan, dan tidak rusak. – Anda perlu memiliki dan menyediakan masker di rumah agar pernapasan Anda tidak terganggu saat terkena asap. – Jangan menggunakan air untuk memadamkan api di dalam wajan, tetapi gunakan serbet basah untuk memadamkan api. – Memiliki rencana untuk menyelamatkan seluruh keluarga dari kebakaran, termasuk membuat rute pelarian yang dipahami seluruh keluarga, sehingga semua orang bisa keluar rumah dengan selamat. – Seluruh keluarga Anda harus mengikuti pelatihan pemadam kebakaran, agar semua orang dapat memadamkan kebakaran dengan baik. – Siapkan beberapa Kotak P3K di rumah Anda agar dapat menyembuhkan luka bakar di tubuh dengan baik. – Jika seseorang mengalami luka bakar pada tubuh, basuh bagian tubuh yang mengalami luka bakar dengan air dingin selama sepuluh menit, kemudian luka bisa ditutup dengan perban. Listrik Dan Sengatan Listrik Kita sangat membutuhkan listrik, tetapi listrik juga dapat membahayakan kita. Selain dapat melukai kita dari sengatan listrik, listrik juga dapat menyebabkan kebakaran. Berikut saran dari Samson Tiara agar aliran listrik Anda tetap lancar: – Periksa dan perbaiki jaringan dan kabel listrik Anda sesering mungkin, setidaknya sekali dalam setahun. – Buang peralatan listrik lama yang mungkin rusak, dan mudah terbakar. – Jika ingin mengganti lampu dan apapun yang berhubungan dengan listrik, maka Anda harus mematikan listrik terlebih dahulu agar tidak tersengat listrik. – Jika semua benda yang dioperasikan dengan listrik dan kabel listrik rusak, Anda harus segera memperbaiki dan menggantinya. – Jauhkan semua peralatan yang dioperasikan dengan listrik dari kamar mandi. – Jangan pernah membebani soket listrik. – Terapkan keamanan tinggi saat Anda menggunakan produk pemanas apa pun. – Jangan pernah mengoperasikan mesin cuci tekanan gas di rumah atau garasi. – Jauhkan kabel listrik dan benda panas dari anak-anak, orang tua, dan hewan peliharaan. – Matikan listrik sebelum tidur atau saat tidak di rumah. Listrik yang terlalu lama digunakan akan cepat panas, dan mudah meledak. – Kabel listrik harus diperiksa secara berkala oleh Teknisi Listrik yang berkualifikasi, sehingga Anda tidak menggunakan kabel listrik yang rusak yang dapat menyebabkan kebakaran, dan menyetrum Anda saat menanganinya. Benda Jatuh Anak-anak suka bermain, dan mereka tidak pernah menyadari bahwa gerakan mereka dapat membahayakan diri mereka sendiri. Mereka bisa berlari dan menabrak sesuatu; dan mereka dapat menarik sesuatu yang akan jatuh pada mereka. Ini akan membuat mereka terluka dan berdarah, yang merupakan beberapa hal yang paling sulit untuk disembuhkan ketika kita memberikan pertolongan pertama kepada anak-anak. Ketika ini terjadi, Anda harus bisa memutuskan apakah lukanya perlu dijahit atau tidak. Jika luka perlu dijahit, maka Anda perlu membawa anak-anak ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Namun, sementara anak-anak sangat rentan terhadap cedera akibat benda jatuh, orang dewasa juga tidak sepenuhnya aman. Bahkan pecahan kaca dapat menyebabkan cedera serius bagi kita,